Text Line

Kita Bangsa yang Besar, Jangan Mudah Untuk Diadu Domba

Teks

Mohon Maaf Jika Anda Kurang Nyaman, Karena Blog Masih Dalam Perbaikan

Minggu, 28 Oktober 2018

Mayor Jenderal TNI (Purn) Tatang Zaenudin


BeBiPro Info - Jakarta. Berikut ini merupakan Profile dari Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin.

Jabatan terakhir Deputi Bidang Operasi BASARNAS
Lahir 12 Juli 1957
Cianjur, Jawa Barat
Almamater AKABRI 1981
Suku Bangsa : Sunda
Agama : Islam
Masa Dinas 1981 - 2014

Riwayat pendidikan
A. Pendidikan Umum

  1. SD     : 1970
  2. SMP  : 1973
  3. STM  : 1976
B. Pendidikan Militer
DIK BANG UM

  1. Sussarcab Inf : 1981
  2. Suslapa-I Inf   : 1990
  3. Diklapa II/Inf  : 1991
  4. Seskoad            : 1996
  5. Sesko TNI         : 2002
  6. Lemhanas        : 2009
DIK BANS SPES
  1. Sus SAR Para               : 1980
  2. Lat Komando              : 1982
  3. Terin Batmin               : 1982
  4. Susjur Dasar Pa Intel : 1983
  5. Sus Intelstrat               : 1988
  6. Sus Staf Renstra          : 2000
RIWAYAT TANDA JASA
  1. SL. Seroja
  2. SL. Seroja
  3. SL. Seroja
  4. SL. Kesetian VIII Tahun
  5. SL. Kesetian XVI Tahun
  6. SL. Kesetiaan XXIV
  7. SL. GOM IX/Raksaka Dharma
  8. SL .Dwidya Sistha
  9. SL. Dwidya Sistha UL 1
  10. BT Eka Paksi Nararya
  11. Yudha Dharma Nararya
RIWAYAT PENUGASAN OPERASI
  1. Ops Tim-Tim 1984
  2. Ops Tim-Tim 1987
  3. Ops Irja 1991
  4. Ops Tim-Tim 1999
RIWAYAT PENUGASAN LUAR NEGRI
  1. 1996 : Thailand
  2. 1997 : Canada
  3. 1997 : Saudi Arabia
  4. 2002 : Philipina
  5. 2004 : Thailand
  6. 2005 : India
  7. 2006 : Malaysia
  8. 2007 : Fhilipina
  9. 2008 : Vietnam
RIWAYAT KEPANGKATAN
  1. Letda 01-03-1981
  2. Lettu 01-10-1983
  3. Kapten 01-10-1986
  4. Mayor 01-04-1993
  5. Letkol 01-10-1996
  6. Kolonel 01-04-2004
  7. Brigjen 19-02-2013
  8. Mayjen 12-09-2014
RIWAYAT JABATAN
  1. 1981 : Danton Grup-3 Kopassus
  2. 1984 : Pa Intel Kopassus
  3. 1985 : Danki
  4. 1986 : Pa Intel Ops
  5. 1988 : Pa intel Ops
  6. 1990 : Psg. Dansatdik Sarpara
  7. 1991 : PS. Dansatdik Sarpara Grup-3 Kopassus
  8. 1992 : Dansatdik Sarpara Grup-3 Kopassus
  9. 1996 : Danyon-21 Grup-2 Kopassus
  10. 1996 : PGS Dandenma Kopassus
  11. 1997 : Dandenma Kopassus
  12. 1997 : Wadan Grup-1 Kopassus
  13. 1998 : PGS. Wair Kopassus
  14. 1999 : Kabagpam Sesko TNI
  15. 1999 : Pdya-3/Pam Sdirum Kodiklat
  16. 2003 : Dosen Sesko TNIm
  17. 2003 : Dosen Utama Sesko TNI
  18. 2005 : Paban-1/NasDitianbang Sesko
  19. 2007 : Kadep Strategi Sesko TNI
  20. 2009 : Pamen Mabesad (Dik PPRA XLIII)
  21. 2010 : Pamen Ahli Kasad Bid Ekonomi
  22. 2012 : Paban Sahli Bid Kesejahteraan, Koperasi & Yayasan
  23. 2013 : Direktur Operasi dan Pelatihan Basarnas
  24. 2014 : Deputi Bid Operasi Basarnas

Kamis, 07 Juni 2018

Bukber Di Mabes TNI, Ganur dan Panglima TNI Duduk Berjauhan Dan Tak Bertelur Sapa

Lingkaran Merah Menunjukkan Ketidakamanan antara, 1. Ganur dan Lingkaran Merah 2. Panglima TNI.

Be Bi Pro News, Jakarta
- Pada hari Selasa, (5/6/2018) Mabes TNI Cilangkap telah melaksanakan Buka Bersama (BukBer) Puasa antara TNI/Polri dan juga Masyarakat. Namun pada kesempatan tersebut mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bertemu, ada moment yang tak biasa terjadi ketika itu dan menjadi pertanyaan publik.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga turut hadir dalam acara tersebut. Selain itu, tampak hadir pula Kapolri Jendral Tito Karnavian yang duduk tepat disebelah kanan Panglima TNI dan sejumlah tokoh serta pejabat lainnya.

Dalam pantauan awak media moment yang cukup ganjil terjadi pada saat acara berlangsung Gatot dan Hadi justru tak saling bicara satu sama lain. Bahkan, keduanya tak saling tegur sapa.

Gatot tiba sekitar pukul 17.00 WIB dengan mengenakan batik coklat-hitam dengan peci hitam berjalan di belakang Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO). Dalam rombongan itu, tampak pula Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman.

Para awak media yang melihat kehadiran Gatot mencoba untuk memanggilnya agar dapat mewawancarainya. Namun sangat disayangkan, Gatot sepertinya enggan dan hanya membalasnya dengan lambaian tangan disertai senyuman dan diapun langsung duduk di tempat yang sudah disediakan.

Selang beberapa saat kemudian, rombongan Presiden Jokowi, Wapres JK, Panglima Hadi dan Kapolri Tito Karnavian tiba di lokasi dan langsung menuju tempat yang telah disediakan tepat di depan panggung.

Posisi duduk Jokowi berada disebelah kanan JK. Kemudian Hadi dan Tito duduk di samping kanan presiden.

Sementara posisi duduk Gatot, berada di sisi sebelah kanan kapolri yang cukup berjarak. Ia tampak sibuk berbincang dengan sosok di sisi kanannya.

Situasi tersebut berlangsung hingga acara buka bersama itu berjalan dan dilanjutkan dengan shalat Maghrib bersama.

Setelah selesai shalat maghrib, Gatot langsung menghampiri Jokowi yang akan meninggalkan tempat untuk menyapa. Selanjutnya, Jokowi dihantarkan oleh Panglima Hadi dan Kapolri Tito.

Sementara Gatot, masih tetap bertahan dilokasi dan duduk di depan panggung, sampai melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah dengan jajaran TNI/Polri dan anak yatim.

Panglima Hadi kembali ke depan panggung acara setelah kembali menghantarkan kepergian Jokowi.

Selanjutnya, Hadi langsung duduk di antara Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna, dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana (KSAL) Siwi Sukma Adji. Mereka tampak saling berbincang satu sama lain, tak jauh dari situ yang juga merupakan tempat duduk Gatot.

Berdasarkan pantauan kami, Gatot dan Hadi sama sekali tidak terlihat melakukan perbincangan sampai waktunya shalat Isya dan Tarawih usai. (UAK)

Minggu, 03 Juni 2018

Kepribadian Seseorang Dapat Terlihat Dari Cara Orang Tersebut Memegang Handphone

Kepribadian Seseorang Dapat Terlihat Dari Cara Orang Tersebut Memegang Handphone

Pada zaman sekarang yang semakin maju ini sudah sangat marak handphone yang beredar. Kita juga hampir tidak pernah melihat orang yang tidak memakai handphone. Bahkan ada istilah yang muncul "Tiada hari tanpa memegang handphone rasanya gimana gitu?", dalam kondisi apapun bisa dibilang tangan kita tidak akan pernah terlepas dari handphone.

Namun tahukah Anda dari cara memegang handphone, ternyata kita bisa menunjukkan atau melihat kepribadian seseorang?

Secara umum ada empat tipe cara orang memegang handphone. Masing-masing cara tersebut menunjukkan kepribadian yang berbeda-beda juga.


1. Memegang satu tangan dan mengetik dengan jempol dari tangan yang sama

Gambar A: Memegang satu tangan dan mengetik dengan jempol dari tangan yang sama

Hal ini menunjukkan bahwa;

  • Orang tipe ini mengerti siapa yang memperlakukan Anda dengan baik dan yang tidak.
  • Tipe ini juga mengerti bagaimana menetukan batas bagi dirinya sendiri dan membedakan yang namanya cinta dan benci.
  • Tetapi ada kalanya orang ini biasanya lebih sering mengeluarkan perkataan yang kurang enak didengar, walaupun terkadang sebenarnya orang ini tidak memiliki maksud tertentu di balik hal tersebut. 
  • Tipe ini hanya berharap bahwa dunia ini adalah tempat yang sempurna, tempat dimana semua orang bisa merasakan kebahagiaan.
  • Dalam hal percintaan, orang tipe ini mempunyai proteksi yang kuat terhadap diri sendiri karena dipikulnya sekali tersakiti, tidak akan membiarkan kepahitan itu terjadi lagi kepada diri Anda.

2. Memegang dengan satu tangan dan mengetik dengan jempol dari tangan yang satunya.
Memegang dengan satu tangan dan mengetik dengan jempol dari tangan yang satunya.

Hal ini menunjukkan bahwa;
  • Tipe kepribadian yang satu ini adalah orang yang ingin dilindungi dan diperlakukan dengan baik dari orang-orang di sekitar.
  • Terkadang karena orang tipe ini terlalu baik dan tidak mempunyai pendirian yang terlalu kuat, orang tipe ini termasuk orang yang mudah dimanfaatkan oleh orang lain.
  • Tipe orang ini juga termasuk orang yang senang dengan kesederhanaan.
  • Tipe ini, orangnya tidak bisa blak-blakkan dan hanya bisa mengekspresikan perasaannya dengan kaku.
  • Dalam hal percintaan, orang ini bukan tipe orang yang ekspresif, oleh karena itu pasangan orang ini kurang bisa merasakan rasa sayang orang ini sepenuhnya.

3. Memegang dengan kedua tangan dan mengetik dengan kedua jempol tangan
Memegang dengan kedua tangan dan mengetik dengan kedua jempol tangan
Hal ini menunjukkan bahwa;
  • Tipe ini mempunyai keteguhan hati yang lemah. Setiap hal yang sangat ingin dilakukan selalu terhalang oleh ketakutan dan kekhawatiran.
  • Tipe ini lebih sering takut berharap terlalu tinggi kemudian dikecewakan pada akhirnya.
  • Tipe ini, Orangnya selalu merasa membutuhkan dukungan dari orang-orang sekitar.
  • Tipe ini pada dasarnya apa yang dinginkan juga sebenarnya tidak terlalu banyak, hanya saja orang pada tipe ini perlu menemukan seseorang yang bisa mengerti dirinya seratus persen, tidak perhitungan, tulus, dan bisa mencintai dirinya apa adanya saja, itu sudah cukup baginya.
  • Dalam hal percintaan, kenangan dan kepahitan di masa lalu adalah salah satu hal yang paling dilupakan oleh orang tipe ini. namun orang ini terkadang biasanya merasa ragu-ragu akan ada orang yang selalu menemaninya.


4. Memegang dengan satu tangan dan mengetik dengan jari telunjuk dari tangan lain
Memegang dengan satu tangan dan mengetik dengan jari telunjuk dari tangan lain
Hal ini menunjukkan bahwa;
  • Tipe kepribadian yang terakhir ini menujukkan bahwa orangnya lebih seringkali memilih untuk diam dan tidak berkata apa-apa, tetapi justru itulah letak daya tariknya.
  • Tipe ini adalah tipe orang yang rela berkorban dan tidak ingin orang lain sakit hati karenanya.
  • Tipe ini merupakan orang yang paling tidak bisa tahan melihat orang lain menangis karena dirinya dan pasti akan langsung kasihan dan memaafkannya apalagi jika orang pada tipe ini melihatnya menangis di depannya.
  • Tipe ini sebenarnya bukan orang yang sulit dimengerti.
  • Tipe ini orangnya juga sangat tidak menyukai keramaian karena menurut orang tipe ini tempat yang paling bagus adalah tempat yang nyaman dan tidak asing, dan begitu pula dengan masalah percintaan.
  • Dalam hal percintaan, Kelemahan terbesar orang pada tipe ini adalah hati yang mudah luluh, walaupun sudah tersakiti oleh kekasih, akan tetapi ketika pasangannya meminta maaf sambil menundukkan kepalanya sedikit, orang pada tipe inipun akan langsung memaafkannya dan menganggap itu adalah sesuatu yang tidak pernah terjadi.


Nah, sekarang sudah tahukan tipe-tipe orang yang bisa kita lihat dari cara memegang handphone.

Kalau kamu masuk ke tipe yang mana???

Rabu, 26 Juli 2017

PBNU Dapat Jatah Lahan 10.000 Hektare dari Kementan di Palembang dan Lampung

Ketua PBNU Bersama Istri dan Putrinya
Be Bi Pro News, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendapatkan lahan 10.000 hektare dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Seperti yang telah dilansir oleh sebuah media online teropongsenayan.com dengan menyatakan bahwa pengelolaan lahan tersebut merupakan buah dari kerjasama antara PBNU dan Kementan untuk mengembangkan usaha di sektor pangan guna meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kami kerja sama lahan seluas 10.000 hektare di Palembang dan Lampung," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menggelar pertemuan tertutup dengan Mentan Amran Sulaiman di Gedung Kementan, Jakarta, Selasa (25/7/2017) kemarin.

Said juga menerangkan, bahwa pihaknya ingin meningkatkan produksi pertanian dan mendorong kesejahteraan petani kelas bawah di daerah.

"Kami ingin mendorong agar petani bisa menanam padi, bawang merah, sayur mayur dan lainnya mampu menghasilkan kualitas terbaik," katanya.

Menurutnya, masih banyak lahan yang menganggur dan tidak produktif, hal itu karena banyak petani yang melakukan penanaman tidak maksimal.

Selama ini, menurut dia, banyak petani di daerah tidak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, sehingga mereka menanam hasil bumi dengan gaya konvensional dan tradisional karena tak ada pendampingan.

"Kadang-kadang petani menanam hanya semampu mereka seakan-akan mereka menghadapi globalisasi sendirian. Maka, kami terpanggil mendampingi mereka," katanya.

Ia berharap, adanya kerjasama kedua lembaga tersebut maka petani bisa menghadapi tengkulak nakal dan kartel sehingga jangan sampai ada monopoli di bidang pertanian.

"Jangan sampai itu-itu saja yang bisa menikmati keberhasilannya harus merata," tambah dia.

Sementara Menteri Amran mengatakan, pihaknya mendukung niat PBNU untuk meningkatkan kesejahteraan petani, terlebih lagi peningkatan kesejahteraan petani harus dikerjakan oleh banyak pihak.

"Kami sepakat bagaimana ekonomi berkeadilan. Bagaimana (caranya agar) petani sejahtera, petani untung, pedagang untung, konsumen tenang karena harga stabil," tuntasnya.(UAK)

Mentan Jelaskan Masalah Beras PT IBU Dikawal Ketum PBNU

Ketua PBNU Mengawal Mentan
BeBi Pro News, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, hari ini menjelaskan soal masalah beras terkait kasus PT Indo Beras Unggul (IBU). Ketika Mentan Amran menjelaskan persoalan beras tersebut, turut hadir mengawal juga Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj.

Akan tetapi, Amran menuturkan bahwa kehadiran Ketua Umum PBNU tidak ada kaitannya dengan persoalan beras PT IBU, tapi membicarakan soal distribusi pangan dari petani hingga ke konsumen.

"Hari ini Kementan kedatangan Ketua Umum NU memberi masukan dan nasihat agar pangan di Indonesia bisa dinikmati dan membuat rakyat sejahtera dengan harga yang stabil dan wajar," kata Amran di Gedung Kementerian Pertanian, Selasa (25/7/2017).

Said Aqil mengatakan, mengatakan pembicaraan dengan Kementan terkait dengan program Muktamar NU Jombang yang ingin meningkatkan harkat dan martabat kesejahteraan petani yang notabene warga NU.

"Petani bisa di pulau Jawa maupun di luar Jawa, untuk di Jawa terutama petani padi, bawang merah hingga sayur mayur," ujar Said Aqil.

Selain itu, dibahas pula bagaimana PBNU melakukan pendampingan hingga pelatihan yang maksimal kepada petani agar mampu menanam varietas dengan kualitas baik sehingga bisa menguntungkan.

Saiq mengatakan, masih banyak lahan yang menganggur dan tidak produktif. Hal ini terjadi karena banyak petani yang melakukan penanaman tidak maksimal.

"Petani tidak maksimal karena mereka mengerjakan semampunya tanpa pendampingan, mereka menghadapi tantangan sendiri. Maka NU terpanggil bekerja sama dengan Kementan untuk mendorong ini," jelas dia.

Dari pembicaraan ini diharapkan kesejahteraan petani bisa meningkat. Kemudian juga diharapkan bisa menghadapi tengkulak nakal dan kartel.

"Jadi jangan sampai ada monopoli di bidang pertanian, jangan sampai itu-itu saja yang bisa menikmati keberhasilannya harus merata," tambah dia.

Said mengatakan, dirinya siap membantu Kementerian Pertanian dalam melaksanakan tugas untuk kesejahteraan petani.

"Jika ada kebijakan baru, gebrakan apapun dari Menteri Pertanian saya di belakang pak Menteri, untuk kebijakan pro rakyat saya akan backup," tambah dia. 

Jumat, 21 Juli 2017

DPR RI Sahkan RUU Pemilu

Setya Novanto, Pimpinan Sidang Paripurna RUU Pemilu Setelah menggantikan Fadli Dzon yang Wo.

Be Bi Pro News, Jakarta - Setelah melalui proses yang alot dan panjang, DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang Pemilu menjadi Undang-Undang dengan satu poin krusial, yaitu nambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) 20 persen, pada Jumat dini hari, 21 Juli 2017.

Beleid baru ini membuat partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu Presiden tahun 2019 jika memiliki sedikitnya 20 persen kursi di DPR.

Ketua DPR Setya Novanto mengambil alih sidang paripurna setelah tiga Wakil Ketua DPR walk out atau keluar ruangan rapat sebagai bentuk protes.

Novanto langsung meminta persetujuan peserta sidang untuk mengesahkan RUU Pemilu dengan presidential threshold 20 persen, setelah menerima palu sidang dari Fadli Zon yang walk out.

Tiga Wakil Ketua DPR yang meninggalkan sidang paripurna adalah Fadli Zon (Fraksi Gerindra), Taufik Kurniawan (Fraksi PAN), dan Agus Hermanto (Fraksi Partai Demokrat).

Sementara Tinggal Setya Novanto dan Fahri Hamzah yang berada di meja pimpinan DPR. Saat Setya Novanto hendak mengetukkan palu untuk mengesahkan RUU Pemilu itu, Fahri Hamzah menyela dan mengatakan tidak ikut meninggalkan sidang.

"Saya memilih opsi yang berbeda-beda dengan bapak-bapak, tapi saya tetap di sini tidak ikut walk out," kata Fahri.

Tersisa partai pendukung pemerintah ditambah Fahri Hamzah di ruang sidang paripurna itu. Mereka menyatakan mendukung opsi A dalam pengambilan keputusan RUU Pemilu, yang di antaranya berisi ketentuan presidential threshold 20 persen.

Novanto kemudian menyatakan opsi A diputuskan secara aklamasi, meski Fahri menyatakan mendukung opsi B.

"Dengan ini diputuskan hasil RUU pemilu mengambil paket A minus satu. Apakah dapat disetujui?" tanya Novanto kepada para peserta sidang, yang segera dijawab serempak "setuju".

Kamis, 20 Juli 2017

Meneropong Komunisme dalam Angka-angka

Be Bi Pro News, Jakarta - Berikut ini merupakan isi tulisan tentang sejarah tentang angka kematian yang disebabkan oleh munculnya Komunisme di muka bumi ini. Berikut tulisan yang dikarang Oleh: Taufiq Ismail

[Dari Chang Halliday (2006), Courtois (2000), Nihan (1991), Ratanachaya (1996), Rummel (1993)].

Komunisme telah membantai 120 juta manusia di 75 negara, sepanjang 1917-1991, itu artinya rata-rata 1.621.621 orang dalam setahun atau sekitar 4.504 orang dalam sehari atau sekitar 3 orang per menit atau 20 detik per orang, yang berlangsung selama 74 tahun di 75 negara.

Komunisme juga melakukan kudeta di 75 negara, negara bagian, pulau dan kota selama 69 tahun (1918-1987) sepanjang abad ke-20, dan mereka berhasil mendirikan 28 negara komunis di dunia.

Pembantai paling raksasa dalam sejarah dunia;
Rezim Uni Sovyet yang menghabisi 61.000.000 orang. Dari jumlah itu Stalin bertanggung-jawab terhadap 43.000.000 orang, (sekitar 39.000.000 orang mati di kamp kerja paksa).

Pembantai raksasa kedua dalam sejarah dunia;
Rezim Kamboja di bawah partai Khmer Rouge pimpinan Pol Pot, April 1975 - Desember 1978 membantai  2.000.000 orang (28,57 %) dari jumlah penduduknya yang berjumlah 7.000.000 Orang

Pembantai raksasa ketiga dalam sejarah dunia;
Rezim komunis Cina, sejak 1949 sampai 1987 (revolusi kebudayaan), yang membunuh lebih dari 1.000.000 warganya sendiri.

Ingat!!!
Komunisme membantai 120 juta manusia di 75 negara, sepanjang 1917-1991, rata-rata 1.621.621 orang dalam setahun, 4.504 orang dalam sehari atau 3 orang per menit atau 20 detik per orang, selama 74 tahun.

Partai komunis Khmer Rouge telah membantai 2.000.000 orang dalam 44 bulan, itu berarti; 45.454 orang perbulan atau 1515 orang perhari atau 63 orang perjam atau 1 orang permenit selama 3 ½ tahun, (April1975 - Des. 1978).

Total korban komunisme (1917-1991) yang di bantai adalah 120.000.000 orang. Total korban seluruh perang dunia dan perang lokal abad XX 38.000.000 orang, sepertiga korban komunisme.

Korban nyawa akibat keganasan komunisme tiga kali lipat lebih banyak dari korban seluruh perang di dunia sejak Nabi Adam sampai sekarang yaitu; korban perang dunia I, perang dunia II, Korea, Vietnam, Iraq, Afghanistan, Palestina, Libanon digabung menjadi satu.

Penduduk 28 negara komunis melarikan diri dari negara mereka sebagai pengungsi sebanyak 35.000.000 orang, itu disebabkan oleh karena kemelaratan dan tak tahan ditindas, 1917 – 1971.

Empat algojo raksasa komunis:
Lenin (500.000, 1917-1923)
Stalin (43 juta, 1925-1953), *)
Mao Tse-Tung (70 juta, 1947-1976) *) dan
Pol Pot (2 juta orang, 1975-1979).*)
Sebagian diantaranya kematian karena kelaparan, kegagalan panen dan ekonomi.

Korban nyawa akibat keganasan komunisme tigakali lipat lebih banyak dari korban seluruh perang di dunia sejak Nabi Adam sampai sekarang yaitu; korban perang dunia I, perang dunia II.

Tak banyak yang tahu bahwa Adolf Hitler pengagum Josef Stalin dan dia mengaku berguru dari Stalin.

Hitler membantai 25.600.000, Stalin 43.000.000.

Dua anak muda jerman, Karl marx (30 tahun) dan Friedrich Engels (28 tahun) menerbitkan buku manifesto komunis (1848). Mereka menulis terang-terangan bahwa tujuan ideologi mereka adalah “Merebut Kekuasaan dengan Kekerasan”. Tapi partai komunis di seluruh dunia menutup-nutupi ini, berdusta dan menggantinya dengan istilah muluk-muluk.

Akhirnya 24 negara sosialis-komunis itu di tahun 1991 bubar berantakan.
  • RRC dan Vietnam berkhianat secara ideologis karena mengambil jalan kapitalisme dan kini menjadi makmur.
  • Korea Utara dan Cuba bertahan secara ideologis dan rakyatnya tetap melarat sengsara sampai sekarang.

Di seluruh dunia ideologi ini sudah gagal total, tidak laku lagi dijual, karena ideologi ini haus darah, pandang enteng nyawa manusia, anti Tuhan, immoral, anti perdamaian dan pura-pura pro demokrasi.

Ideologi haus darah ini, yang pada 1926, 1948 dan 1965 mencoba merebut kekuasaan dan gagal, telah dilarang di Indonesia sejak 1966. Tetapi ideologi ini, diam-diam bergerak terus atas dasar dendam.

Note :
Saat ini komunisme sedang memperoleh angin segar untuk tumbuh, berkembang dan akhirnya bisa panen raya.

Sabtu, 15 Juli 2017

Said Aqil Siradj Menuduh Beberapa Jenderal TNI Menganut Faham Ekstrim

Video Said Aqil Siradj Menuduh Beberapa Jenderal TNI Menganut Faham Ekstrim 
Be Bi Pro News, Jakarta - Banyak beredar di media sosial soal video ceramah Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU yang menuduh beberapa Jenderal Purnawirawan TNI menganut faham ekstrim.

Seperti yang telah dilansir oleh intelijen.co.id, seorang pemikir Islam mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan fitnah. Berikut kutipan pernyataan Pemikir Islam Ibnu Masduki.

"Pemikir Islam Muhammad Ibnu Masduki turut mengomentari pernyataan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirodj yang tersebar di sosial media, soal “jenderal Islam ekstrim”.

Menurut Ibnu Masduki, tanpa fakta yang jelas, bisa dikatakan Kyai Said telah menyebarkan fitnah. “Yang disebut Kiai Said itu terkenal dengan Jenderal Hijau dan tidak punya faham Islam ekstrim,” tegas Ibnu Masduki kepada intelijen (13/07).

Ibnu Masduki menegaskan bahwa jenderal yang disebut Kyai Said, di antaranya Kivlan Zein dan ZA Maulani mempunyai jasa yang besar bagi bangsa Indonesia. “Kivlan Zein punya jasa dalam pembebasan sandera di Filipina Selatan, Kyai Said apa?” tanya Ibnu Masduki.

Kata Ibnu Masduki, sangat tidak mungkin almarhum ZA Maulani, Kivlan Zein maupun lainnya berfaham Isslam ekstrim, karena faktanya tokoh-tokoh itu bisa sampai berpangkat jenderal. Untuk menjadi jenderal harus melalui berbagai tahap.

“Untuk memiliki pangkat jenderal itu ada sekolah dan seleksi yang sangat ketat, semua berideologi Pancasila dan NKRI, tidak ada Islam ekstrim,” tegas Ibnu Masduki.

Saat ini beredar video di Youtube yang berisi pernyataan KH Said Aqil Siradj. Said menyebut TNI disusupi jenderal berfaham Islam ekstrim. Tiga nama yang disebut Kyai Said, yakni ZA Maulani (Mantan Kepala Bakin), Kivlan Zen, dan Samsul Ma’arif.

Kyai Said juga menyebut nama Sudi Silalahi sebagai jenderal yang memback-up kelompok Majelis Tafsir Al Quran (MTA). MTA di Solo ini menurut Kyai Said bukan Tafsir Al quran tetapi tafsir provokasi."

Berikut Videonya;

Namun sampai berita ini di rilis, belum ada tanggapan dan tindak lanjut dari para Jenderal tersebut.

Rabu, 25 Januari 2017

Kivlan Zen Menegaskan Bahwa Peristiwa G30S/PKI Sebagai Pemberontakan

Be Bi Pro News, Jakarta - Pasca penangkapan para aktivis pada 2 Desember 2016 kemarin, atas tuduhan kasus makar yang di tujukan kepada mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen dan kawan-kawan, kini mulai sepi pemberitaan tentang sosok kivlan. Bahkan beberapa hari setelah tuduhan tetsebut, kivlan kembali membebaskan sandera di Filiphina. Akan tetapi tetap saja hakan dari pemberitaan media. Selama kurun waktu beberapa tahun ini, kivlan selalu mengangkat isu tentang kebangkitan Komunis.

Imbas dari situ kivlan sudah mulai jarang muncul di media dan Komunis kini seolah semakin berani, bahkan dalam sebuah judul berita online yang di muat oleh beberapa media dengan judul "Tanggapi Ucapan Rizieq Kapolda Metro Tegaskan PKI Sudah Tidak Ada"

Mengingat pada kegiatan dalam suatu kesempatan acara Dialog Publik yang di selenggarakan oleh Angkatan 66 dan Gerakan Satu Indonesia di Graha 66 Taman Ismail Marjuki (TIM) Selasa, 29 Maret 2016 yang lalu Kivlan menuturkan, peristiwa G30S/PKI tahun 1965 bukan sekedar kekisruhan rakyat.

“Peristiwa G30S/PKI tahun 1965 bukan sekedar kekisruhan, akan tetapi sebuah usaha kudeta dan tindakan makar terhadap Negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh PKI (Partai Komunis Indonesia) untuk mengkhianati asas kenegaraan,” ungkap Kivlan.

Berdasarkan fakta sejarah tersebut, Kivlan menilai tindakan Komnas HAM yang menyudutkan pemerintah RI untuk meminta maaf kepada PKI merupakan tindakan yang naif. Naifnya lagi, kata dia, adanya pemutarbalikkan sejarah dengan ditulisnya tulisan dan l diterbitkannya secara massal melalui majalah ‘Historia’ dan beredar secara bebas di toko-toko buku di seluruh Indonesia, yang menyebut bahwa kisah pemberontakan dan pembantaian yang dilakukan PKI sebagai sebuah sejarah ‘kepahlawanan’.

“Tindakan tersebut melukai perjuangan angkatan 66 sebagai pelaku sejarah, sekaligus memutarbalikkan bukti sejarah perjuangan angkatan 66", ujar Kivlan.

Pembunuhan kaum alim ulama yang dilakukan oleh PKI, pembunuhan sadis kepada Tujuh Jendral TNI AD di Lubang Buaya, pemaculan kepala para anggota TNI AD yang tertangkap oleh PKI, seakan ditutup-tutupi. Kivlan menilai sepertinya hal-hal tersebut disembunyikan oleh orang-orang pengusung Komunisme Gaya Baru (KGB) saat ini demi memperjuangkan kembalinya faham komunis di bumi Indonesia.

“Saatnya angkatan 66 bangkit untuk menyangkal pemutarbalikan fakta sejarah tersebut dalam sebuah aksi nyata dan bukan lagi sebatas retorika belaka", tegas Kivlan

Oleh karena itu, dialog interaktif yang diadakan di DPP Laskar Ampera Angkatan 66 menghasilkan deklarasi bersama, antara lain:

1. Menolak keras rencana pencabutan TAP MPR/MPRS No.25/1966 tentang larangan Partai Komunis Indonesia.

2. Menolak keras pencabutan UU No.27/1999 tentang makar dan larangan penyebaran ajaran komunisme/marxisme dan leninisme.

3. Melakukan interupsi keras terhadap Komnas HAM sebagai pihak yang telah melukai sekaligus mengkerdilkan perjuangan dan pengorbanan rakyat di tahun 1966.

Dalam hal ini, Mayjend TNI (purn) Kivlan Zen beserta seluruh elemen komponen angkatan 66 mengajak anak-anak muda bangsa agar tidak terpengaruh dengan propaganda KGB yang terus berusaha merusak tatanan negeri ini.

“Mereka berbicara tentang teori hak asasi, akan tetapi kita bicara dengan data dan fakta sejarah. Mereka juga selalu menghindari pertemuan langsung dengan kita. Maka sekarang saatnya kita yang datang menghampiri mereka agar mata mereka terbuka akan sejarah tentang kebrutalan PKI, bukannya ‘kepahlawanan’ omong kosong seperti yang mereka propagandakan,” papar Kivlan sambil mengakhiri acara tersebut. (UAK)

Kamis, 12 Januari 2017

Demokrat Dukung Pembentukan Pansus Selidiki Kasus Makar

Kivlan Zen Cs menemui perwakilan DPR RI terkait kasus makar.

Be Bi Pro News, Jakarta - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Didik Mukrianto, menanggapi usulan agar DPR membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki kasus makar. Langkah itu untuk menjawab apakah kasus tersebut telah berdasarkan bukti permulaan yang cukup atau tidak.

"Kami komisi hukum berdasarkan kajian utuh ketika ingin membuat Pansus. Ada yang mendasari kenapa dibentuk, apakah ada penyelewengan. Kalau landasan kami nilai cukup substansi, tidak tertutup kemungkinan dibentuk Pansus," kata Didik di Gedung DPR, Jakarta, Kamis 12 Januari 2017.

Meski begitu, ia menekankan penegakan hukum tetap harus dijunjung tinggi dan tak boleh tebang pilih. Sehingga juga tak boleh pandang bulu apalagi ada intervensi kekuasaan.

"Dalam konteks makar, kalau ada gerakan makar maka wajib diperangi. Ketika ada seseorang diduga melakukan makar harus objektif dan rasional jelaskan seterang-terangnya," kata Didik.

Sebab, ia menilai, makar bukan hanya ketika ada peristiwa atau niat tapi berbentuk gerakan yang secara rasional bisa dianalisis sebagai gerakan yang membahayakan. Penyidik nantinya akan menilai apakah memang membahayakan atau gerakan pemikirannya sudah mempengaruhi gerakan publik yang mengarah pada makar atau belum.

"Ini parameter yang kita ingin penyidik objektif melihat secara utuh. Jangan ada warga negara ingin bersuara berbeda dengan pemerintah dan penguasa dianggap makar. Kalau itu yang terjadi ini potret buruk pertumbuhan demokrasi kita, karena pertumbuhun demokrasi jadi kewajiban kita, termasuk eksekutif tak boleh berangus rakyat untuk legalkan kekuasaan," kata Didik.

Ia menegaskan, tak boleh penguasa melegalkan sesuatu yang melangar hukum dengan mengatasnamakan hukum dan memberangus lawan-lawan politiknya. Kalau itu yang terjadi maka bisa disebut sebagai bencana besar demokrasi Indonesia.

"Kami sepenuhnya mendukung langkah pemerintah dalam penegakan hukum sepanjang transparan dan akuntabel," kata Didik.

Sebelumnya, sejumlah tersangka perbuatan makar mendatangi Gedung DPR pada Selasa 10 Januari 2016. Mereka datang untuk mengadu kepada DPR terkait tuduhan makar dari Kepolisian terhadap mereka.

Anggota Komisi Bidang Hukum DPR Wenny Warou merasa geli dengan argumen polisi dalam menjerat Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, dan lain sebagainya. Politikus Partai Gerindra itu pun menyarankan agar DPR membentuk Pansus untuk menyelidikinya. (UAK)

Minggu, 18 September 2016

3 ABK WNI Dan 1 Warga Norwegia Bebas Dari Penyanderaan Abu Sayyaf

Be Bi Pro News, Manila - Tiga orang Anak Buah Kapal WNI dan seorang warga Norwegia diserahkan pada utusan pemerintah Filipina setelah dibebaskan oleh kelompok militan Abu Sayyaf, pada Minggu (18/09).


Warga Norwegia Kjartan Sekkingstad dan tiga orang ABK Indonesia, diserahkan kepada utusan pemerintah Filipina di kota Indanan, Pulau Jojo di kamp kelompok pimpinan Nur Misuari dengan pengawalan yang ketat, seperti diberitakan AFP.

Pemerintah Filipina menyebutkan kelompok Nur Misuari ini membantu dalam proses pembebasan. Warga Norwegia Sekkingstad diculik dari kawasan turis yang dia kelola pada September 2015, bersama dengan dua orang Kanada yang kemudian dipenggal.

Tiga warga Indonesia yang dibebaskan itu Lorens Koten, Teodurus Kufung dan Emmanuel, seperti diberitakan media Filipina Philstar.Ketiganya diiculik pada 9 Juli lalu di perairan Malaysia Lahad Datu, Sabah dan dibawa ke Sulu dan dijadikan sandera kelompok Abu Sayyaf.

Kelompok Abu Sayyaf membebaskan Sekkingstad pada Sabtu lalu, kemudian menyerahkannya kepada Misuari yang terlibat dalam pembicaraan damai dengan pemerintah dan meng

Dengan kawalan sejumlah personil dari kepolisian Jolo, Dureza, Misuari, dan para sandera yang bebaskan serta pejabat lokal bertemu dalam bangunan yang dijaga oleh ratusan pejuang Misuari dari Front Nasional Pembebasan Moro, sebelum menuju kamp militer.

Militer Filipina mengatakan setelah pemeriksaan medis, Sekkingstad akan diterbangkan ke Davao untuk diterima Presiden Rodrigo Duterte. Sementara tiga ABK Indonesia, akan diserahkan ke otoritas Indonesia.

John Ridsdel dan Robert Hall merupakan dua warga Kanada yang disandera bersama Sekkingstad, mereka dipenggal setelah permintaan tembusan sebesar 300 juta peso atau Rp 82,6 milliar tidak dipenuhi.

Juru bicara Duterte, Martin Andanar mengatakan di Manila di mana "pemerintah menerapkan kebijakan tidak membayar tebusan". "Sekarang, jika ada pihak ketiga seperti keluarga yang kembayar, kami tidak mengetahui apa-apa tentang itu," kata dia kepada wartawan.

Kepala Komunikasi Hubungan Luar Negeri Norwegia Frode Andersen mengatakan kepada AFP melalui telepon bahwa "pemerintah Norwegia tidak membayar tebusan dalam kasus ini atau kasus lainnya".

Bagaimanapun, juru bicara Abu Sayyaf seperti dikutip oleh koran lokal mengatakan telah menerima tebusan sebear 30 juta peso atau RP 8,2 miliar untuk warga Norwegia.

Pemerintah Indonesia juga berulang kali menyebutkan tidak akan membayar tebusan kepada kelompok Abu Sayyaf. Setelah pembebasan tiga WNI ini masih ada lima orang ABK yang masih ditahan. UAK

Selasa, 30 Agustus 2016

MENAG Dukung Kaum Sodom, Petisi Tuntut Mundur Muncul

Be Bi Pro News, Jakarta - "Menteri Agama Lukman Saifuddin Harus Mundur". Inilah judul yang terdapat di halaman change.org dalam upaya masyarakat mendesak Menteri Agama (Menag) agar mundur dari jabatannya karena sudah sangat menyalahi aturan dan norma-norma agama dengan cara mendukung aktivitas kaum sodom.


Seperti yang di ketahui melalui liputan-liputan media Online sebelumnya, pada acara ulang tahun Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) ke-22 yang juga diisi dengan pemberian penghargaan bagi LGBTIQ pada tanggal 26 Agustus 2016, Menteri Agama Lukman Saifuddin memberikan pidato kebudayaan dan dalam pidatonya Menteri Agama menyebut Indonesia sebagai bangsa yang bercirikan kemajemukan dan keberagaman, namun belakangan didera berbagai ancaman dari kalangan yang hendak memaksakan keseragaman.

Dalam halaman change.org terdapat ulasan yang dibuat oleh penulis petisi tersebut. Berikut ulasannya ;

"Kehadiran dan substansi pidato kebudayaan oleh Menteri Agama dalam acara yang dirangkai dengan penghargaan untuk pelaku LGBTIQ jelas menimbulkan tanda tanya besar terkait konsistensi sikap seorang Menteri Agama karena pernyataan Menteri Agama tersebut bertolak belakang dengan pernyataannya sendiri pada rapat antara Komisi 8 DPR RI dan Kementerian Agama (17 Februari 2016). Di situ Menteri Agama menyatakan LGBT sebagai "masalah sosial yang mengancam kehidupan beragama, ketahanan keluarga, kepribadian bangsa, serta ancaman potensial terhadap sistem hukum perkawinan di Indonesia." Dan pada rapat itu pula Menteri Agama tegaskan bahwa "masalah LGBT mengancam generasi penerus." Bahkan, pungkas Menteri Agama, LGBT merupakan "ancaman bagi kehidupan bangsa Indonesia yang relijius." Selain itu, Kami menilai tindakan Menteri Agama ini sebagai manuver murahan sekaligus memalukan dari lembaga eksekutif terhadap nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai fundamental kehidupan bangsa, sila pertama Pancasila, yang semestinya dijaga keluhuran dan kelestariannya oleh seluruh rakyat Indonesia, terlebih oleh lembaga bernama Kementerian Agama.

Apabila Menteri Agama menjadikan hak azasi manusia sebagai tameng atas manuvernya tersebut, maka argumentasi tersebut serta-merta terpatahkan karena pada pasal 28 (J) ayat 2 UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia eksplisit tertulis, "Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis."

Melalui petisi ini, kami menuntut Lukman Saifuddin untuk mengundurkan diri dari jabatan Menteri Agama Republik Indonesia. Pengunduran diri tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban atas sikap tidak hati-hati, tidak konsisten, dan tidak konsekuennya selaku Menteri Agama. Pengunduran diri Lukman Saifuddin dari kedudukan Menteri Agama itu tidak meniadakan keharusan baginya untuk menjelaskan kepada masyarakat perihal kekontrasan antara kehadirannya pada sesi penghargaan bagi LGBTIQ di acara Aliansi Jurnalis Indonesia dan pernyataannya pada acara rapat di Komisi 8 DPR RI. Secara rinci, Menteri Agama harus menjelaskan kepada publik perihal latar belakang, motivasi, dan tujuannya memberikan endorsement kepada LGBTIQ sebagai bentuk pengakuan bahkan apresiasi terhadap apa yang disebutnya sebagai kemajemukan bangsa.

Kita juga menasehati Menteri Agama Lukman Saifuddin untuk memohon ampun kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT melapangkan pintu ampunanNya.

Rizki Ikhwan

Untuk para pembaca yang ingin mendukung petisi tersebut Klik di sini...  (UAK)

Tedjo Edi Menentang Ahok


Be Bi Pro News, Jakarta - Mantan Menko Polhukam, Tedjo Edhy Purdjiatno, muncul ke publik. Tedjo datang menghadiri acara deklarasi Rumah Amanah Rakyat di Rumah Amanah Rakyat, Jalan Cut Nyak Dien, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu(24/8).

Seperti yang telah di ketahui sebelumnya bahwa acara deklarasi Rumah Amanah Rakyat tersebut menginginkan adanya pergantian kepemimpinan di DKI Jakarta. Pada prinsipnya mereka menolak Basuki Tjahja Purnama alias Ahok untuk kembali menjadi gubernur karena selama ini Ahok dianggap telah menindas rakyat.

Tedjo yang selama ini dikenal sebagai petinggi Partai Nasdem dan merupakan salah satu partai pengusung Ahok.

Ketika dikonfirmasi, mantan KSAL pada era SBY ini menegaskan bahwa dirinya sudah sudah tidak aktif lagi di Partai Nasdem. Sejak lengser dari kabinet, ia sibuk bertemu masyarakat. Kehadirannya di Rumah Amanah Rakyat adalah kehendak pribadinya.

Saya sudah tidak aktif lagi di Nasdem. Saya fokus bertemu dengan masyarakat, dengan rakyat. Enggak ada kaitannya dengan siapapun, ini kita pribadi saja,” ujar Tedjo.

Tedjo mendukung kehadiran Rumah Amanah Rakyat sebagai wadah penyaluran aspirasi bagi masyarakat. Ia menegaskan akan selalu mendukung perjuangan rakyat. Gerakan ini juga bukanlah gerakan makar yang ingin menjatuhkan pemerintah saat ini.

"Tapi tolong diingat ini tidak bermaksud untuk makar. Kita meluruskan konstitusi yang benar seperti apa, sisi kenegaraan seperti apa" terang Tedjo.

Tedjo juga menegaskan bahwa negara Indonesia adalah milik rakyat, bukanlah milik penguasa atau pengusaha. Untuk itu ia ingin menjadi bagian dalam membantu rakyat berjuang menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Paling penting baginya adalah, rakyat bersama-sama mencari solusi dan tidak hanya menyalahkan pemerintah.

"Mungkin dari rakyatnya enggak nyampe, ya kita bantu sampaikan. Kita mendukung pemerintahlah. Pemilik negara ini bukanlah penguasa ataupun pengusaha, tapi kita semua rakyat, kita berhak menyampaikan semua aspirasi" tutup Tedjo. (UAK)

Golkar Merapat ke Partai Komunis Cina (PKC)

Pertemuan Partai Komunis China (PKC) dengan Partai Golkar di Wanshou Hotel, Beijing

Be Bi Pro News, Beijing - Delegasi pengurus Golkar yang diundang ke China merapat ke Partai Komunis Cina (PKC).

Pada saat pertemuan dalam diskusi antara PKC dan Golkar di Wanshou Hotel, Beijing, Senin (29/8/2016), peneliti senior PKC Zhang Shiyi bercerita tentang aspek-aspek manajemen partai yang dianut PKC. Salah satunya adalah meningkatkan semangat antikorupsi.

"Istilahnya 'harimau' atau 'lalat' harus dihabisi. Harimau itu istilah untuk koruptor besar dan lalat untuk koruptor kecil," kata Zhang.

Sejak kongres PKC ke-18 pada November 2012 silam, banyak 'harimau' sudah ditangkap. Beberapa di antaranya adalah pejabat tingkat tinggi seperti anggota tetap politburo, gubernur, hingga komisi militer.

Zhang menuturkan bahwa PKC sejak 2 tahun lalu sudah menerbitkan berbagai peraturan untuk menekan angka korupsi. Ada peraturan self-discipline hingga pertanggunjawaban.

"Di China banyak fenomena korupsi, tapi PKC sekarang semakin meningkatkan sanksi ke koruptor," ujarnya.

Salah satu anggota delegasi yaitu Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily sempat bertanya soal mekanisme pengawasan di internal partai yang dilakukan oleh PKC. Termasuk soal lembaga pengawasan khusus yang dimiliki PKC.

"Kami punya lembaga yang khusus menangani permasalahan dan disturbing (gangguan). Namanya komisi pengawasan dan disiplin komite sentral PKC," jelas Wang.

Lembaga pengawasan itu tidak hanya ada di tingkat pusat, melainkan juga di tingkat kota dan distrik. Pimpinan lembaga ini yang menjadi kunci pemberantasan korupsi di PKC.

"Dia (pimpinan lembaga pengawasan) kalau tidak ada di TV selama sebulan, berarti akan ada 'harimau' yang akan jatuh," ujarnya.

Delegasi Pengurus Golkar berada di China atas undangan dari International Department Communist Party of China (IDCPC). Sebelum ke Beijing, delegasi juga sudah mengunjungi 3 kota di China yaitu Nanjing, Nantong, dan Xi'an.

Delegasi terdiri dari Ketua DPP Golkar Meutya Viada Hafid sebagai ketua delegasi, Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily, Ketua Departemen Hubungan Luar Negeri Golkar Emmalia Natar, Wasekjen Golkar Melki Laka Lena, Wabendum Golkar Selina Gita, Wabendum Golkar Sari Yuliati.

Pertemuan Partai Komunis China (PKC) dengan Partai Golkar di Wanshou Hotel, Beijing.

Kemudian Wabendum Golkar Ernawati Tahang, Ketua Departemen Otonomi Khusus Golkar Fauziah Pujiwatie, Anggota Departemen Pembangunan Daerah dan Pedesaan Marleen Jeanne Petta, serta Ketua Departemen Organisasi Golkar Rofiqul Umam. 

Ada pula Sekjen Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Andi Nursyam Halid, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri AMPG Syafaat Perdana, serta Wabendum AMPG Siti Harumi Prima Sari.




Sumber ; detik.com